100% HOMEMADE ! Mahasiswa Tim II KKN UNDIP Bantu Rebranding Packaging Home Industri Keripik Jamur Larasati

100% HOMEMADE ! Mahasiswa Tim II KKN UNDIP Bantu Rebranding Packaging Home Industri Keripik Jamur Larasati

Pekalongan (07/08/2023) – Rebranding adalah proses membuat perubahan signifikan pada elemen-elemen identitas suatu merek, seperti logo, desain kemasan, nama, pesan merek, atau bahkan strategi bisnisnya.. Rebranding packaging adalah salah satu langkah berani yang bertujuan untuk memperluas pasar dan memperkuat identitas merek. Desain kemasan yang baru memberikan kesan yang lebih segar, modern, dan profesional. 

Kegiatan rebranding yang dilakukan oleh mahasiwa KKN Tim II Undip diawali dengan diskusi terkait rencana rebranding packaging atau proses pengaturan ulang pada desain kemasan produk keripik jamur “Larasati” milik Bapak Solikhin, salah satu warga Desa Talun Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan. 

Dalam rebranding ini, mahasiswa melakukan beberapa perubahan pada desain kemasan Keripik Jamur Larasati meliputi logo baru yang memiliki sentuhan modern dan lebih sederhana, namun tetap mempertahankan elemen ikonik seperti gambar jamur. Selanjutnya desain kemasan baru menggunakan palet warna yang lebih cerah dan menarik, dengan kombinasi warna yang mencolok. Informasi komposisi, berat bersih, tanggal kedaluwarsa ditempatkan dengan lebih teratur dan mudah dibaca.

Setelah proses desain selesai dan mendapat persetujuan dari Bapak Solikhin selanjutnya output berupa sticker diprint dan akan ditempel pada packaging. Di malam hari pada tanggal 07 Agustus 2023 proses penyerahan packaging baru dilaksanakan,dengan harapan melalui program ini akan membantu home industri keripik jamur Larasati untuk terus tumbuh dan berkembang di industri makanan ringan.

 

Penulis: Setia Adinda Nainggolan| Fakultas Ekonomika dan Bisnis 

DPL : Muhammad Iqbal Fauzan, S.P., M.Si. 

#KKNTim2 #p2kknundip #lppmundip #undip

Mengenal Brand Local Skincare Bersama Mahasiswa KKN Undip dan Siswa SMP 4 Muhammadiyah Sukodono

Mengenal Brand Local Skincare Bersama Mahasiswa KKN Undip dan Siswa SMP 4 Muhammadiyah Sukodono

Desa Pantirejo, Sukodono (26/07/23) –Merawat kesehatan kulit wajah dan tubuh menjadi hal yang penting untuk dilakukan dari usia remaja. Tak hanya bagi Wanita, kini laki-laki pun mulai memperhatikan kesehatan kulit wajah dan tubuhnya dengan menggunakan produk-produk khusus laki-laki.

Skincare merupakan serangkaian kegiatan perawatan kulit yang mendukung kesehatan dan kecantikan kulit. Pembersih wajah, pelembab, hingga tabir surya adalah berbagai produk perawatan kulit atau skincare yang umum digunakan. Bagi remaja, ada dua produk penting yang harus mulai dipakai untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan kulit wajah. Pertama, produk facial wash adalah sabun pembersih wajah yang bertujuan untuk memurnikan, melembabkan, dan menenangkan kulit. Kedua, produk sunscreen adalah lotion pelindung dari sinar matahari yang bisa menyerap ke dalam lapisan teratas kulit untuk menyerap sinar matahari yang sudah masuk ke dalam kulit.

Seiring perkembangan zaman, produk skincare semakin berkembang. Dengan banyaknya permintaan dari pasar terhadap produk-produk skincare menyebabkan banyak perusahaan-perusahaan yang memproduksi skincare. Perusahaan-perusahaan tersebut berhasil untuk mengembangkan teknologi yang berguna untuk memproduksi skincare yang lebih praktis. Hal ini juga terjadi di pasar domestik. Banyak timbulnya bran-brand skincare lokal yang menguasai pasar e-commerce di Indonesia. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Undip memberikan sosialisasi untuk mengenal brand skincare lokal bersama siswa SMP 4 Muhammadiyah.

Mahasiswa KKN Tim II Undip TA 2022/2023 berupaya untuk memberikan edukasi pada siswa SMP 4 Muhammadiyah Sukodono untuk mengetahui berbagai skincare dari brand-brand lokal Indonesia guna membangun UMKM dan perusahaan lokal Indonesia. Upaya tersebut dilakukan menggunakan media powerpoint, interaksi langsung bersama siswa-siswi SMP 4 Muhammadiyah Sukodono, dan penyerahan leaflet kepada pihak sekolah sebagai output dari sosialisasi ini. Leaflet yang menjadi output dari sosialisasi ini berisikan informasi mengenai brand awareness, berbagai brand skincare lokal, produk-produk skincare, serta e-commerce yang menjual skincare. Selain itu, mahasiswa KKN Tim II Undip TA 2022/2023 juga memberikan hadiah berupa sunscreen dari Brand Emina yang mencerminkan brand skincare remaja.

Program kerja ini terlaksana dengan baik dan lancar. Hal ini dapat diliht komunikasi secara langsung dan antusiasme dari siswa-siswi SMP 4 Muhammadiyah Sukodono dalam menanggapi pertanyaan-pertanyaan selama sesi sosialisasi berlangsung. Oleh karena itu, kami berharap dengan sosialisasi ini, siswa SMP 4 Muhammadiyah Sukudono sebagai remaja-remaja mulai sadar akan pentingnya menjaga kulit wajah dan mulai sadar dengan berbagai brand skincare lokal asli dari Indonesia.

 

Penulis: Nabilla Dwiputri Zulkamal, Mahasiswa S1 Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Lokasi KKN: Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen
Dosen Pembimbing Lapangan:  Tari Purwanti S.Ant., M. A
Belajar Menabung Sejak Dini! Mahasiswa KKN Undip Berikan Sosialisasi Management Savings ”Save Your Money” kepada Siswa SMP Muhammadiyah 4 Sukudono

Belajar Menabung Sejak Dini! Mahasiswa KKN Undip Berikan Sosialisasi Management Savings ”Save Your Money” kepada Siswa SMP Muhammadiyah 4 Sukudono

Desa Pantirejo, Sukodono (26/07/23) – Menabung menurut KBBI adalah menyimpan uang (di celengan, pos, bank dan sebagainya). Praktik management savings dapat dimulai sejak dini pada anak dan remaja, baik melalui orang tua di rumah maupun guru dan teman-teman di lingkungan sekolah. Untuk bisa menabung memang tidak mudah karena dibutuhkan kesadaran akan betapa pentingnya (manfaat) menabung dan harus ada planning yang baik untuk menyisihkan uang yang kita punya. 

Menanamkan nilai-nilai termasuk kebiasaan rajin menabung sejak usia dini sangat diperlukan karena bila sejak anak-anak (remaja) sudah tertanam mentalitas suka menabung jika dewasa akan lebih terbiasa untuk rajin menabung. Oleh karena itu, penanaman paham rajin menabung memberikan banyak manfaat di masa depan diperlukan untuk remaja.

Berdasarkan hal tersebut, Mahasiswa KKN Tim II Undip TA 2022/2023 berupaya untuk memberikan edukasi pada siswa SMP 4 Muhammadiyah Sukodono untuk menabung dan mengelola uang yang dimiliki menjadi hal penting untuk diimplikasikan di kehidupan nyata. Upaya tersebut dilakukan menggunakan media powerpoint, interaksi langsung bersama siswa-siswi SMP 4 Muhammadiyah Sukodono, dan penyerahan poster kepada pihak sekolah sebagai output dari sosialisasi ini. Poster yang menjadi output dari sosialisasi ini berisikan informasi mengenai pengertian menabung, manfaat menabung, serta tips untuk mengelola keuangan.

Program kerja ini terlaksana dengan baik dan lancar. Hal ini dapat diliht komunikasi secara langsung dan antusiasme dari siswa-siswi SMP 4 Muhammadiyah Sukodono dalam menanggapi pertanyaan-pertanyaan selama sesi sosialisasi berlangsung. Oleh karena itu, banyak harapan kepada siswa-siswi SMP 4 Muhammadiyah Sukodono untuk dapat menanamkan nilai pentingnya menabung sejak dini.

 

Penulis: Nabilla Dwiputri Zulkamal, Mahasiswa S1 Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Lokasi KKN: Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen
Dosen Pembimbing Lapangan:  Tari Purwanti S.Ant., M. A
Penyuluhan Pengaplikasian BukuWarung Guna Mudahkan Pencatatan Digital Bagi UMKM

Penyuluhan Pengaplikasian BukuWarung Guna Mudahkan Pencatatan Digital Bagi UMKM

Mahasiswa Tim 2 KKN Universitas Diponegoro tahun 2023 membuat program kerja pengaplikasian BukuWarung dengan sasaran UMKM Kuliner yaitu Kedai Lentera yang berlokasi di Desa Tendas, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati pada Selasa (18/07).

Program kerja pengaplikasian BukuWarung ini dilaksanakan karena UMKM kuliner belum menggunakan pencatatan berbasis digital berdasarkan survey yang dilakukan. Setelah pelaksanaan survey dan ketersediaan pemilik UMKM kuliner, maka program dilaksanakan dengan melakukan instalasi aplikasi di Smartphone milik owner dilanjutkan prosedur pembuatan akun BukuWarung dengan mengisi nama dan profil dari Kedai Lentera.

Adityo Nugroho dari program studi Manajemen yang merupakan pembuat program kerja ini menjelaskan bahwa proker ini berguna agar pemilik kedai dapat lebih dimudahkan dalam pencatatan kebutuhan kedai berupa bahan makanan yang dibutuhkan, berapa stok yang tersedia, dan juga jumlah peranti lain yang tersedia seperti bungkus makanan. Penggunaan ini juga lebih praktis dan dapat dibawa kemana saja menyusul kebanyakan orang pasti akan membawa Smartphone saat berpergian.

Pelaksanaan berlangsung kurang lebih setengah jam dengan melakukan bincang-bincang ringan dengan pemilik kedai, lalu dilanjutkan dengan pelaksanaan program kerja. Pemilik kedai yaitu Pak Ahmad juga cukup antusias diikuti oleh pemilik warung dengan memberi beberapa pertanyaan mengenai fitur-fitur yang ada pada aplikasi BukuWarung karena memang pencatatan belum dilakukan secara digital di kedai tersebut.

Pelaksanaan program kerja siang itu ditutup dengan foto bersama antara pembuat program kerja yaitu Adityo Nugroho dan Pak Ahmad selaku pemilik Kedai Lentera.

Harapan dari pembuat program kerja ini dapat memudahkan pemilik Kedai dalam melaksanakan kegiatan operasional kedai sehari-harinya.

Tim 2 KKN Undip sosialisasikan Optimalisasi Penggunaan E-Commerce

Tim 2 KKN Undip sosialisasikan Optimalisasi Penggunaan E-Commerce

Japoh, Sragen (06/08) – Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023, Nadya Putri Natasya dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis melaksanakan kegiatan program kerja monodisiplin yang memfokuskan perhatian pada UMKM di Desa Japoh. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, UMKM perlu bertransformasi untuk tetap relevan dan bersaing dalam dunia bisnis yang semakin digital.

Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi yang semakin pesat, transformasi digital telah menjadi sebuah keharusan bagi segala aspek kehidupan, termasuk dalam dunia bisnis. Transformasi ini membuka peluang besar untuk pelaku usaha, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk dapat meraih pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi operasional, dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Di tengah dinamika ini, berbagai inisiatif muncul untuk memastikan bahwa potensi transformasi digital dapat dinikmati oleh semua pihak, termasuk di wilayah perdesaan.

Kegiatan ini dimulai dengan menjelaskan secara umum bagaimana digitalisasi dapat memberikan peluang besar bagi UMKM untuk meraih pasar yang lebih luas, bahkan di tingkat nasional dan internasional. Dengan memanfaatkan platform digital, UMKM di Desa Japoh dapat memasarkan produk-produk mereka secara online, sehingga tidak hanya menjangkau pelanggan lokal tetapi juga konsumen dari daerah lain. Salah satu bagian penting dari program ini adalah edukasi kepada para pelaku UMKM tentang cara mendaftarkan usaha mereka di platform digital, yaitu Shopee. Selain itu, melalui kegiatan ini juga diadakan pelatihan mengenai pembuatan akun, mengelola toko online, mengunggah foto produk, menentukan harga, dan strategi pemasaran online. Dengan adanya panduan ini, diharapkan UMKM dapat dengan lebih mudah memasuki dunia digital.

Kegiatan KKN yang berlangsung pada minggu keempat KKN ini disambut dengan baik oleh pelaku UMKM di Desa Japoh. Salah satu sasaran UMKM yang dibantu untuk melakukan transformasi digital adalah pemilik UMKM Keripik Pisang KINAN, dimana UMKM ini telah menerapkan pembayaran digital menggunakan QRIS tetapi belum memasarkan produknya di platform digital atau e-commerce, seperti Shopee, sehingga dengan adanya pelatihan pembuatan akun dari kegiatan ini, pemilik usaha mengaku merasa sangat terbantu.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak positif pada UMKM, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi Desa Japoh. Transformasi digital UMKM di desa-desa seperti Japoh diharapkan akan menjadi bagian penting dalam memajukan perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Penulis: Nadya Putri Natasya, Fakultas Ekomika dan Bisnis, KKN Tim II Universitas
Diponegoro 2022/2023

DPL: Hendrik Anggi Setyawan, S.Pi., M.Si.
Lokasi: SDN 01 Japoh, Kec. Jenar, Kab. Sragen

 

UMKM Japoh Goes Digital: Mengubah Permainan UMKM di Desa Japoh dengan Cerdik

UMKM Japoh Goes Digital: Mengubah Permainan UMKM di Desa Japoh dengan Cerdik

Japoh, Sragen (06/08) – Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023, Nadya Putri Natasya dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis melaksanakan kegiatan program kerja monodisiplin yang memfokuskan perhatian pada UMKM di Desa Japoh. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, UMKM perlu bertransformasi untuk tetap relevan dan bersaing dalam dunia bisnis yang semakin digital.

Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi yang semakin pesat, transformasi digital telah menjadi sebuah keharusan bagi segala aspek kehidupan, termasuk dalam dunia bisnis. Transformasi ini membuka peluang besar untuk pelaku usaha, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk dapat meraih pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi operasional, dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Di tengah dinamika ini, berbagai inisiatif muncul untuk memastikan bahwa potensi transformasi digital dapat dinikmati oleh semua pihak, termasuk di wilayah perdesaan.

Kegiatan ini dimulai dengan menjelaskan secara umum bagaimana digitalisasi dapat memberikan peluang besar bagi UMKM untuk meraih pasar yang lebih luas, bahkan di tingkat nasional dan internasional. Dengan memanfaatkan platform digital, UMKM di Desa Japoh dapat memasarkan produk-produk mereka secara online, sehingga tidak hanya menjangkau pelanggan lokal tetapi juga konsumen dari daerah lain. Salah satu bagian penting dari program ini adalah edukasi kepada para pelaku UMKM tentang cara mendaftarkan usaha mereka di platform digital, yaitu Shopee. Selain itu, melalui kegiatan ini juga diadakan pelatihan mengenai pembuatan akun, mengelola toko online, mengunggah foto produk, menentukan harga, dan strategi pemasaran online. Dengan adanya panduan ini, diharapkan UMKM dapat dengan lebih mudah memasuki dunia digital.

Kegiatan KKN yang berlangsung pada minggu keempat KKN ini disambut dengan baik oleh pelaku UMKM di Desa Japoh. Salah satu sasaran UMKM yang dibantu untuk melakukan transformasi digital adalah pemilik UMKM Kripik Pisang KINAN, dimana UMKM ini telah menerapkan pembayaran digital menggunakan QRIS tetapi belum memasarkan produknya di platfrom digital atau e-commerce, seperti Shopee, sehingga dengan adanya pelatihan pembuatan akun dari kegiatan ini, pemilik usaha mengaku merasa sangat terbantu.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak positif pada UMKM, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi Desa Japoh. Transformasi digital UMKM di desa-desa seperti Japoh diharapkan akan menjadi bagian penting dalam memajukan perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penulis: Nadya Putri Natasya, Fakultas Ekomika dan Bisnis, KKN Tim II Universitas
Diponegoro 2022/2023

DPL: Hendrik Anggi Setyawan, S.Pi., M.Si.
Lokasi: SDN 01 Japoh, Kec. Jenar, Kab. Sragen